Rabu, 19 Desember 2018

Rambut Alif

Alif lagi main di kamar eyangnya. Terus dia ngambil sisir.
👶: (nyodorin sisir) "eyang eyang.."
👩: "wah iya ada rambut eyang. Rambutnya eyang warnanya apa?"
👶: "putiiih"
👩: "kalo rambut Alif warnanya apa?"
👶: "hijau"

Oke deh bayi berambut hijau 😂

Jumat, 02 November 2018

Belimbing

👩: "Alif mau ibu ambilin belimbing nggak?"
👶: "mau"
👩 manjat pager
👶: "jambu jambu.."
👩: "loh, ibu kan mau ngambilin belimbing"
👩 tetep ngambil belimbing (pohon belimbingnya di sebelah pohon jambu sih emang), terus kasih ke 👶.
👶: "jambuuu.."
👩: "ini belimbing, bukan jambu"
👶: "jambuuu.."
👩: "be lim bing"
👶: "jambuuu.."
👩: "ini belimbing Alif, bukan jambu"
👶: "bimbing.."
👩 A K H I R N Y A A A A A....

Kemudian belimbingnya dibawa-bawa main ke kamar.
👶: (nunjukin belimbingnya) "jambuu.."

Teman Main Alif

Saat ini saya dan suami saya berusaha ngurangin Alif bercengkerama dengan gadget, alias nonton yutup. Emang susyee banget sih awal, apalagi anaknya sekarang udah bisa ngambek. Tapi yaa mesti kuat-kuatan sih, jangan kalah sama bayi. Orangtua yang mesti pegang kendali (idealnya gitu sih, meski sulit. Hehehehehe).

Biasanya sebelum tidur, Alif nonton Upin Ipin tuh sampe dia nguap-nguap terus dibacain doa sebelum tidur dan surat-surat pendek terus tidur beneran deh. Tapi lama-lama saya jadi ngerasa kok makin lama waktu nontonnya jadi nambah yaaa. Udah gitu kalo nggak dikasih, sekarang nangis-nangis. Kan sebel yaa.

Setelah diskusi sama suami, kami memutuskan sebelum tidur kita ganti kegiatannya jadi membaca buku dan ngobrol-ngobrol ngapain aja hari ini. Sepele sih, tapi seru.

Misalnya kaya nanya siapa temennya Alif di daycare. Kadang saya sebut nama-nama temennya yang saya tau dati grup ibu-ibu daycare.

"Alif, kalo X main sama Alif nggak?"
"Nangiiisss"
"Siapa yang suka nangis?"
"X.. bapaaaakkk, baaapaaaakk" kata Alif sambil niruin temennya nangis.

Kocak sih anak bayi niru-niruin bayi lainnya nangis, padahal dia sendiri masih suka nangis.

"Alif mau main sama siapa?"
"Ibu.."
"Waaa mau main sama ibu?"
"Bapak"
"Main sama ibu dan bapak?"
"Ibuuuu bapaaakkk.. ibu bapak ibu bapak ibu bapak"

Kan jadi terharuuuu Alif maunya main sama ibu bapaknya :)

Sabtu, 20 Oktober 2018

Alif Minta Jajan

Sore tadi setelah Alif selesai mandi, mendadak hujan turun. Terdengar suara "tuuuuuuut" dari luar, iyaa kue putu lewat.

Tiba-tiba Alif jadi rewel, jinjit-jinjit di depan rak sambil mencoba meraih sesuatu tapi nggak nyampe, kemudian minta tolong saya untuk mengambilkannya. "Waaang"

Hah? Uang. Seambilnya aja deh, kemudian saya berikan uang logam Rp200,00 ke tangannya Alif. Setelah itu Alif menarik saya keluar. Kami berjalan ke luar kamar. Loh kok masih jalan terus. Ternyata dia menarik saya minta dibukakan pintu depan.

"Putuuu... putuuu"

Eh ternyata dia minta dibeliin kue putu dong. Hahahaha. Jujur kaget banget, anak kecil yang belom dua tahun ini udah ngerti minta jajan. Yaa iya sih, dari kecil udah sering lihat saya jajan, nggak heran dong kalo dia udah paham (walaupun belom paham nilai uangnya).

Tapi sebelumnya Alif juga pernah tiba-tiba ngasih uang koin ke saya, katanya buat beliin robot. Duuuuh anak ibu. Berarti kan memang dia udah ngerti kalau uang itu untuk alat tukar barang.

Intinya bikin sedih sih. Ibunya mesti puasa jajan dulu nih kalo gitu biar anaknya ga ikutan jajan mulu :(

Kamis, 18 Oktober 2018

Bobo

Semalam tadi Alif kebangun, duduk, lalu pindah posisi tidur. Berkali-kali dan membuat saya terbangun, entah cuma melirik saja dan merem lagi pas Alif udah tidur lagi, sampe saya ikutan duduk.

"Minyum"
Oke, berarti Alif haus, sodorin botol minumnya, beres.

Kali ini ia terbangun, duduk, nengok kanan kiri sambil merem.
"Alif mau kemana?", tanya saya penasaran.
"Bobo", beneran dong abis itu dia tidur lagi.

Ada ada aja yaaa anak bayi ibu.