Selasa, 17 Mei 2011

Origami dan Kado

Sekitar tiga minggu yang lalu adik saya mengikuti workshop Origami. Apaan sih Origami? Itu looh, seni melipat kertas dari Jepang. Tadinya saya juga diajak, namun karena saya lebih suka nyari berondong ada urusan, akhirnya adik saya berangkat sendiri. Tanpa teman, tanpa pacar, akhirnya adik saya nekat ke workshop tersebut.

Sepulangnya dari sana, ia malah gemar melipat-melipat kertas berwarna-warni. Saya sebagai duta anti global warming tentu saja marah karena dia buang-buang kertas kakak merasa iri dengan kegemaran barunya. Dari kertas berbentuk persegi bisa berubah menjadi berbagai bentuk.


Yang ini gasing, bisa diputer juga looh




Ini yang paling konyol. Tau nggak ini apa?
TOMAT



Lalu pada suatu saat, saya meminta adik saya untuk mengajari membuat box berbentuk prisma segi delapan. SUPER COOL. Kalo ngeliat, pasti langsung iri mau minta diajarin juga.






Dengan kesabaran, akhirnya adik saya mengajari saya, hingga kotaknya selesai.



Saya: "WAAAAAHHH, Udah jadi. Adik, ini kado buat adik nanti pas ulang tahun."
Adik malah cemberut.

Tidak jadi saya berikan ke adik saya, akhirnya kotak tersebut saya letakkan di atas meja belajar, di samping Blekpeper. Tidur dengan tenang.


-------------------------------------------------------------------------------


Beberapa hari kemudian, adik saya membajak Blekpeper. Apa sih daritadi Blekpeper-Blekpeper?Blekpeper adalah nama yang diberikan untuk laptop saya. Aneh ya? Iya emang, yang ngasih nama kan adik saya.
Lalu tiba-tiba adik saya memberikan kotak yang tadi itu loh.

Adik: "Ini kado buat Maya"

Saya: (keheranan sambil menerima kotak tersebut) "Loh? Ini kan buat adik"

Adik: "Itu ada isinya, liat aja"

Kemudian saya membuka kotak tersebut, dan ternyata isinya benar-benar diluar dugaan.

SAYA DIKASIH SABUN BAYI!!!
Nggak ngerti harus seneng apa sedih.

2 komentar:

  1. mau donk diajarin juga bikin kotaknyaa :))

    BalasHapus
  2. boyeeehh boyeeehh. tapi bayar ya, hahaha

    BalasHapus